Film “SPLIT” di produksi pada tahun 2016 dan mulai di tayangkan di
bioskop pada awal 2017. Film yang diproduksi oleh Blum House ini di
distribusikan oleh Universal Picture. Film ini sendiri tayang di bioskop negara kita
pada bulan februari 2017. Film ini disutradarai oleh M. Nigth Syamallan yang di
produksi di Amerika. Split bercerita mengenai seorang pria yang mengalami
gangguan identitas disosiatif atau berkepribadian ganda. Dalam diri tokoh utama
memiliki lebih dari dua sifat yang berbeda, dari beragam sifat pada tokoh
utamalah yang menjadi konflik pada cerita ini. Skripsi karya tulis yang berjudul
“Peran Perubahan sifat Pada sifat Tokoh Utama Dalam Pembangunan
Tahapan Tangga Dramatik” ini bertujuan mencari tahu peran perubahan yang
terjadi pada tokoh utama dalam mengkonstruksi tahapan tangga dramatik cerita
pada film Split ini.
Penelitian yang dilakukan secara kualitatif dengan metode kualitatif
deskriptif. Metode kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami
fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku,
persepsi, motivasi dan tindakan. Adapun teori yang menjadi landasan dalam
penelitian ini yaitu teori yang di kemukakan oleh Lajos Egri mengenai
perubahan sifat , Aristoteles mengenai tangga dramatik dan fungsi sifat
dalam narasi yang dikemukakan oleh Vladimir Propp.
Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa
setiap sifat memiliki peranan masing-masing dalam narasi, bahkan dalam satu
karkater dapat memiliki lebih dari satu peran dan peran yang kontras antara peran
satu dan lainnya. Setiap perubahan sifat yang terjadi ada yang memberikan
korelasi dalam pembangunan pembangunan tahapan tangga dramatik namun ada
pula perubahan sifat yang tidak memberikan korelasi dalam tahapan tangga
dramatik.
Kata Kunci : sifat , Perubahan sifat , Tahapan Tangga Dramatik,
Peran sifat , Pembangunan.
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan film saat ini sangatlah pesat dan telah menunjukkan
perubahan yang sangat besar, terlihat dari banyaknya film maker juga
genre film yang ada. Film bergenre thriller salah satunya yaitu genre
film yang menyeramkan selain dari film horor. Perbedaan film horor dan
film thriller ialah horror salah satu genre film yang mencari sebuah emosi
negatif (seperti rasa takut) penonton dengan menayangkan apa yang
penonton takutkan, seperti iblis, setan dan semacamnya sedangkan thriller
memiliki tujuan utama memberi rasa ketegangan, penasaran dan
ketidakpastian pada penontonnya. Alur cerita film thriller sering kali
berbentuk aksi nonstop, penuh misteri dan teka-teki, penuh unsur kejutan
atau twist, dan mampu mempertahankan intensitas ketegangan hingga
akhir klimaks film. Pada umumnya film thriller mengisahkan orang biasa
yang terjebak dalam situasi yang luar biasa atau genting yang tidak
dikehendaki seperti sebuah misteri, aksi teror hingga pembunuhan
(Prastista, 2017:37).
Film Split sangat mencuri perhatian bagi para penggemar film
thriller. Film ini bercerita mengenai seorang pria yang mengidap penyakit
psikologis Gangguan Indentitas Disosiatif (GID), yang dipicu oleh
masa lalu yang traumatis. Tokoh utama (kevin) sering disiksa oleh ibunya
sebab hal sikap kekanak-kanakannya. Kevin tumbuh menjadi manusia
lemah yang membentuknya menjadi pria berkepribadian ganda. Kevin
memiliki dua puluh tiga kepribadian yang masing-masing kepribadian ini
saling berinteraksi satu sama lain.
Penelitian yang berjudul “Analisis Peran Perubahan sifat
Tokoh Utama Dalam Pembangunan Tahapan Tangga Dramatik Pada Film
“Split” sebagai penelitian tugas akhir ini akan membahas peran dari
perubahan sifat tokoh utama dalam membangun tahapan tangga
dramatik cerita.
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang ini dapat diambil rumusan
masalah sebagai berikut :
a. Bagaimana perubahan sifat pada tokoh utama dan apa saja sifat
yang muncul dalam film Split?
b. Bagaimana tahapan tangga dramatik dalam cerita pada film Split?
Bagaimana pembangunan tangga dramatik yang dikonstruksi melalui
perubahan sifat tokoh utama pada film Split?
1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan dari penelitian ini yaitu :
a. Mengetahui bagaimana perubahan sifat pada tokoh utama dan
sifat -sifat yang muncul dalam film Split
b. Mengetahui pembagian tahapan dramatik yang meliputi protasis,
epistasio, catastasis, dan catastrope.
c. Mengetahui peran perubahan setiap sifat pada pembentukan
masing-masing tahapan dramatik.
1.4 Objek Penelitian
Objek yang menjadi bahan penelitian ini yaitu film Split yang
disutradarai oleh M. Night Syamalan. Film yang tayang di bioskop negara kita
pada bulan Februari tahun 2017 ini menjadi film terlaris selama satu bulan
penayangan di negara asalnya Amerika dan menjadi film dengan keuntungan
terbanyak dalam waktu tiga minggu.
Sutradara : M. Night Shyamalan
Produser : M. Night Shyamalan
Jason Blum
Marc Bienstock
Penulis : M. Night Shyamalan
Pemeran : James McAvoy
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
Anya Taylor-Joy
Betty Buckley
Sinopsis : Kevin Wandell Crumb pria yang mengidap Gangguan
Indentitas Disosiatif (GID) ia memiliki dua puluh
tigaidentitas dalam dirinya dari dua puluh tiga identitas itu
ia merasa bahwa masih ada satu identitas dalam dirinya
yang akan muncul, untuk memunculkannya Kevin
menculik tiga gadis remaja untuk dijadikan umpan
kemunculan identitas terakhirnya yang ia rasa yaitu
identitas dengan sifat monster yakni The Beast yang
akan membunuh ketiga gadis remaja ini dan akan
melindungi identitas lain dari dalam diri Kevin.
1.5 Landasan Teori
a. sifat isasi tokoh
Dalam sebuah cerita ada peran atau tokoh yang menjadi lakon
dalam cerita, setiap tokoh mempunyai sifat isasi dan fungsi masing-
masing dalam cerita baik sebagai pendukung, penghambat maupun
pembantu.
b. Tiga Dimensi sifat
Setiap tokoh memiliki sifat nya masing-masing dalam cerita,
begitu pula sifat pun memiliki dimensinya masing-masing. Seperti yang
dikemukakan egri bahwa setiap sifat memiliki tiga dimensi, bagian-
bagian dari kerangka tiga dimensi ini yaitu : tokoh dimensi fisiologi
(ciri-ciri badani), dimensi sosiologi (latar belakang kemasyarakatan),
dimensi psikologi (latar belakang kejiwaan)
c. Perubahan sifat
Perubahan sifat tokoh dalam cerita drama bisa saja terjadi
dengan sebab akibat atau alasan yang dapat diterima. Dalam kehidupan
nyata , manusia mengalami perubahan yaitu hal yang sangat wajar.
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
Banyak sebab yang menimbulkan seorang itu berubah baik perubahan
secara fisik, sosial, maupun psikologi. Ada situasi maupun kondisi yang
membuat seseorang itu berubah. Seperti yang dijelaskan berikut ini.
“If it true that every is influenced by his enviroment, health, and
economic background, as we have tried to prove, then it is evident
that, since everything is in a process of constant change
(enviroment, health, and economic background, naturally, being
part of everything), the man too will change. As a matter of fact, he
is the center of his constant movement” (Egri, 1996:46)
Dalam hal ini Egri menjelaskan bahwa perubahan suatu sifat
bisa saja terjadi disebab kan latar belakang ekonomi, suatu kejadian,
maupun sebuah penyakit ataupaun sebuah gangguan yang pernah dialami
dimasa silam.
d. sifat Dalam Narasi
Teori yang akan dipakai dalam hal ini ialah milik Vladimir
Propp, Fungsi disini dikonseptualisasikan oleh Vladimir Propp lewat dua
aspek. Pertama, tindakan dari sifat ini dalam narasi. Tindakan
atau perbuatan apa yang dilakukan oleh sifat atau aktor. Perbedaan
antara tindakan dari satu sifat dengan sifat lain. Bagaimana
masing-masing tindakan itu membentuk makna tertentu yang ingin
disampaikan oleh pembuat cerita (narasi). Tindakan dari aktor atau
sifat akan memengaruhi sifat -sifat lain dalam cerita (Eriyanto
2013, 66).
Teori ini akan digukanan sebagai penyambung antara dua variabel
yang sudah dipilih sebagai bahan penelitian yakni perubahan sifat
tokoh utama dan peran tokoh dalam pembangunan tahapan tangga
dramatik, teori ini diharapkan dapat membantu menjadi penghubung setiap
sifat menuju peran sifat ini dalam pembangunan tahapan
tangga dramatik.
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
e. Tangga Dramatik
Tangga dramatik menurut Aristoteles terbagai atas empat tahapan
yang meliputi, Protasis yang yaitu permulaa dimana dijelaskan peran
dan motif lakon, Epistasio yaitu jalinan kejadian, Catastasis yang
yaitu puncak laku dimana peristiwa mencapai pada titik klimaks,
Catastrophe yang yaitu penutupan (Harymawan, 1988:19).
i. Protasis yaitu tahapan yang berisi permulaan lattar/setting,
tokoh. Tahapan ini yaitu petunjuk yang berisi bahwa ada problem
dan motif cerita
ii. Epistasio yaitu tahapan yang berisi jalinan kejadian, mulai
dari munculnya sebuah masalah atau konflik
iii. Catastasis meupakan puncak dari sebuah masalah yang
munculpada tahapan Epistasio
iv. Catastrophe yaitu tahapan penyelesaian dari semua masalah
yang muncul dalam keseluruhan cerita.
1.6 Metode Penelitian
Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yaitu
penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan
menggambarkan secara sistematik, akurat, dan sifat istik mengenai bidang
tertentu. Proses deskriptif dilakukan dengan mendeskripsikan cerita dalam
bentuk Treatment dan mengsifat istikan semua sifat yang muncul dalam
film Split. Teori Treatment yang dipakai dalam mendeskripsikan struktur
tangga dramatik yaitu teori struktur tangga dramatik yang dikemukakan oleh
Aristoteles. Metode kualitatif yang dipakai dalam penelitian ini dengan
tujuan untuk memahami subjek dengan cara deskriptif yang akan menjadi
sebuah pemabahasan dalam bentuk tulisan. Metode ini juga akan menjadi alat
dalam menyelesaikan penelitian yang akan berlangsung, hingga dapat
menyelesaian rumusan-rumusan masalah yang ada.
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
2. Pembahasan
2.1 Tokoh
Tokoh yaitu unsur yang paling penting dalam drama. Penokohan
juga dikenal istilah tokoh dan penokohan, watak dan perwatakan, sifat
dan sifat isasi. Berbagai istilah ini dipakai dalam pengertian yang
berbeda.
Tokoh-tokoh dalam cerita ini antara lain:
a. Kevin Wandle Crumb
b. Dr. Karen Fletcher
c. Casey Cooke
d. Cleire
e. Marcia
f. Ayah Casey
g. Paman John
h. Ibu Kevin
i. Casey Kecil
2.2 sifat
Dalam penelitian ini objek yang menjadi fokus utama yaitu sifat
pada tokoh utama sehingga dalam sub-bab sifat ini yang akan dibedah
sifat nya yaitu sifat -sifat yang ada dalam diri Kevin Wandle
Crumb yang yaitu tokoh utama dalam cerita. Setiap sifat dalam diri
kevin memiliki tiga dimensinya masing-masing, namun ada beberapa hal yang
sama dan juga beberapa hal yang sangat berbeda dari satu sifat dengan
sifat lainnya. Berikut yaitu sifat -sifat yang muncul dalam
cerita :
a. Kevin Wandle Crumb
b. Dennis
c. Barry
d. Patricia
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
e. Hedwig
f. The Beast
2.3 Tiga Dimensi sifat
Setiap sifat dalam diri kevin memiliki tiga dimensinya masing-masing,
namun ada beberapa hal yang sama dan juga beberapa hal yang sangat
berbeda dari satu sifat dengan sifat lainnya. Berikut penjelasan tiga
dimensi sifat yang telah dijabarkan dengan menggunakan teori Lajos Egri
yang terdiri dari dimensi fisiologi yang meliputi ciri-ciri badani, dimensi
sosiologi yang meliputi latar belakang kemasyarakatan dan sosial, dimensi
psikologi yang meliputi latar belakang kejiwaan:
a. Kevin
Kevin yaitu sifat asli dari beberapa sifat lainnya. Kevin
Wandle Crumb yaitu tokoh utama dala cerita ini. Kevin
mengalami gangguan identitas disosiatif yang mengakibatkan dirinya
tidak mampu mengontrol apa yang ada di dalam pikirannya.
b. Dennis
Dennis yaitu sifat yang selalu berusaha untuk menguasai
tubuh Kevin, dia tidak ingin Kevin di sembuhkan. sifat -sifat
lain yang ada dalam diri kevin merasa takut dan tunduk pada dennis,
kecuali barry. Dennis lah yang berusaha meyakinkan sifat lain
yang ada dalam diri kevin bahwasanya kevin memiliki sifat
terakhir yang akan muncul dalam diri kevin yaitu The Beast. sifat
yang sangat kuat yang akan melindungi kevin dan semua sifat -
sifat yang dalam dalam diri kevin agar tidak dihilangkan.
c. Patricia
Patricia yaitu sifat wanita dalam diri kevin. Dia sangat
religius dan berpenampilan feminim. Patricia memiliki sifat
selayaknya sosok seorang ibu dalam diri kevin, yang selalu
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
mengingatkan atau menasihati sifat lain apabila melakukan hal-hal
yang dianggap tidak sesuai dengan etika dan moral dan mengayomi
sifat Hedwig sebagai seorang yang bersifat kekanak-kanakkan.
Patricia yaitu sosok yang sangat ramah dan tegas. Dia senang
memasak dan sangat teliti dalam melakukan apapun.
d. Barry
Barry yaitu sifat kedua yang muncul dalam diri Kevin. Barry
yaitu pemimpin dari sifat yang jamak dalam diri Kevin.
Barry yaitu sosok yang sangat bijaksana penyeimbang dari
sifat Dennis yang lebih otoriter mengontrol Kevin. Barry juga
yaitu satu-satunya sifat yang ada dalam diri kevin yang rela
dihilangkan dari dalam diri Kevin, salah satunya mengupayakan
kesembuhan Kevin ke psikiater Barry selalu mengunjungi Dr.
Fletchter untuk berkonsultasi mengenai perkembangan dia dan
sifat -sifat lainnya yang ada dalam diri Kevin.
e. Hedwig
Hedwig yaitu salah satu sifat yang ada dalam diri Kevin
dengan gaya kekanak-kanakan. Hedwig merasa dirinya masih berusia
sembilan tahun. Dia sangat patuh dan takut kepada Dennis, dia juga
sangat menyayangi Patricia. Hedwig selalu menurut dengan apa yang
di katakan oleh Dennis. Dia sengat ketakutan dengan sifat The
Beast yang akan muncul sehingga dia selalu meminta perlindungan
dari Patricia. Hedwig yaitu sifat yang sangat ceria dan sangat
lugu
f. The Beast
The Beast yaitu sifat terakhir yang selalu dibicarakan Dennis
pada sifat lainnya yang akan melindungi dan menyelamatkan
semua sifat yang ada dalam diri kevin. The Beast memangsa
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
tawanan Dennis yakni tiga orang gadis, namun dia menyisakan satu
gadis yang dia rasa yaitu seorang dengan hati yang benar-benar
murni sehingga The Beast membiarkannya bebas.
2.4 Perubahan sifat
a. Perubahan sifat Hedwig ke Dannis.
Perubahan sifat yang terjadi dari sifat hedwig menjadi Dennis
disebabkan oleh situasi yang mendesak. Percobaan melolosakn diri
ketiga gadis ini membuat sifat yang semulah hedwig menjadi
Dennis yang kasar, tegas dan keras.
b. Perubahan sifat hedwig ke patricia.
Perubahan sifat dari sifat Hedwig ke sifat Patricia
disebabkan oleh tekanan eksternal dari dalam diri Kevin. Tekanan
yang disebabkan oleh desakan sebuah kondisi dimana sifat
Hedwig yang masih anak-anak tidak mampu melawan Casey,
kemudian sifat Patricia muncul untuk melawan Casey.
c. Perubahan sifat dari Patriciake Dennis.
Perubahan ini terjadi secara internal sebab Patriciamerasa bahwa
sifat Dennis lah yang lebih berhak dan lebih paham mengenai
sifat terakhir yang akan muncul dalam diri Kevin dan penjelasan
mengenai penculikan Casey, Cleire dan Marcia. Maka dari itu
Patriciapergi dari kursinya dan memberikan kesempatan pada Dennis
untuk muncul serta memberikan penjelasan pada Casey.
d. Perubahan sifat dari Dennis ke Patricia.
Perubahan ini terjadi sebab setiap sifat memiliki posisi dan tugas
masing-masing, dalam hal ini Patriciayang yaitu sifat
perempuan satu-satunya yang ada dalam diri kevin merasa sangat
bahagia, dia merasa dirinya sebagai sosok seorang wanita yang lemah
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
lembut, berjiwa feminisme yang tinggi sehingga membuatnya merasa
harus memberikan penghormatan dan memberikan penyambutan
kepada pahlawan yang akan menolong semua sifat lainnya agar
tidak dihilangkan.
e. Perubahan sifat dari Dennis ke The Beast.
Perubahan yang sudah direncanakan sebelumnya oleh sifat Dennis
dan Patriciaini dipicu sebab kepedulian Dennis yang tidak ingin
Kevin disakiti oleh orang lain serta tidak ingin Kevin dan sifat -
sifat lainnya dianggap lemah. Dennis ingin selalu melindungi
Kevin dan sifat -sifat lainnya yang ada di dalam diri Kevin.
Dengan kemunculan The Beast Dennis ingin membuktikan bahwa
Kevin dan sifat -sifat yang ada di dalam diri Kevin tidak lemah
dan tidak bisa dikalahkan jika mereka bisa bersatu serta saling
melindungi. Dalam hal ini tentu ada sifat yang kurang setuju
dengan pendapat Dennis ini namun dengan kemunculan sifat
The Beast, Dennis berharap semua sifat bisa tunduk dan patuh
pada sifat The Beast ini.
f. Perubahan sifat dari The Beast ke Kevin.
Perubahan sifat dari sifat The Beast menjadi sifat Kevin
Wandle Crumb terjadi sebab sebuah tekanan eksternal. Sebuah
paksaan dari tokoh Casey yang memaksa agar sifat asli Kevin
muncul. Seperti yang telah dijelaskan oleh dr. Fletcher bahwasanya
sifat asli Kevin dapat muncul jika Kevin dipanggil dengan nama
lengkapnya, sebab hal itu bisa memicu ingatan-ingatan Kevin yang
membuatnya muncul menjadi diri Kevin yang sesungguhnya.
g. Perubahan sifat dari Kevin ke Patricia.
Perubahan sifat Kevin Wandle Crumb menjadi sifat Patricia
disebabkan oleh sebuah ancaman dari kondisi yang tengah
mengancam Kevin Wandle Crumb. Perubahan karkater ini muncul
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
atas desakan sebuah kondisi sehingga sifat yang sebelumnya dapat
langsung diambil alih oleh sifat yang kuat atau sifat yang lebih
mampu menangani kondisi yang tengah terjadi.
h. Perubahan sifat dari Kevin ke Patricia kemudian menjadi The
Beast.
Perubahan sifat dari Patricia menjadi sifat The Beast
disebab kan tekanan eksternal dari diri Kevin. Kondisi yang menjadi
ancaman dalam diri Kevin Wandle Crumb yang dihadapi oleh
sifat Patricia membuatnya untuk memunculkan sifat The
Beast.
i. Perubahan karkater dari The Beast ke Dennis.
Perubahan sifat dari The Beast menjadi sifat Dennis
disebab kan tekanan internal dari dalam diri kevin yang dipicu oleh
situasi yang tengah terjadi saat itu juga. The Beast hanya akan
memangsa gadis yang selalu dilindungi dan tidak pernah tersakiti,
namun saat dia mengetahui kebenaran bahwa Casey bukanlah
kategori dari yang ia inginkan. sifat The Beast kemudian
menghilang dari posisinya saat itu dan berganti dengan sifat
Dennis.
2.5 Tangga Dramatik
a. Protasis
Protasis yaitu tahapan awal pada cerita, dimana menjelaskan
para tokoh, suasana, latar, tempat maupun kondisi yang sedang terjadi.
Dalam cerita ini yang menjadi fokus analisa yaitu tahapan yang
direkonstruksi oleh perubahan sifat tokoh utama. Tahapan yang terjadi
perubahan sifat ada pada beberapa treatment yang telah dibuat. Dari
perubahan sifat ini ikut pula merubah tahapan tangga dramatik
yang semula berada pada tahapan Protasis menjadi Tahapan Epistasio.
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
Tahapan yang yaitu puncak masalah, hal ini terjadi sebab dengan
perubahan sifat Hedwig menjadi Dennis membuat kondisi yang
semula hanya biasa menjadi sebuah kondisi yang menegang dan
menimbulkan ketakutan pada Casey, Marcia dan Cleire.
b. Epistasio
Epistasio yaitu tahapan pengenalan masalah yang akan terjadi
pada sebuah cerita. Dalam pembahasan dibuatlah tabel, dari tabel tangga
dramatik muncul beberapa treament yang berada di posisi tahapan
epistasio, tahapan dimana terjadi penjelasan atau pengenalan masalah yang
akan terjadi, namun hanya beberapa treatment yang mengalami perubahan
sifat sehingga memberikan korelasi juga dalam merekonstruksi
tahapan tangga dramatik menjadi tahapan lainnya. Perubahan tahapan
tangga dramatik pada treatment tiga puluh satu terjadi dari tahapan
Epistasio menjadi tahapan Catastasis yang dipicu oleh perubahan
sifat dari Dennis menjadi The Beast. sifat yang semula yaitu
Dennis memberikan posisi tangga dramatik pada tahapan epistasio dimana
Dennis memperlihatkan bahwa sifat The Beast akan datang dan
membunuh semua tahanan yang ada dirumahnya. Kemudian saat
sifat Dennis telah berubah menjadi The Beast posisi tangga dramatik
menjadi berubah naik menjadi tahapan Catastasi, perubahan tahapan ini
sebab kemunculan The Beast yang memicu konflik pada cerita, The Beast
membunuh Dr. Fletcher, Cleire dan Marcia.
c. Catastasis
Catastasis yaitu tahapan puncak atau klimaks dari sebuah cerita
yang dikemukakan Aristoteles, paha tahapan ini terjadi klimaks pada
sebuah permasalahan yang terjadi. Dari tabel treatment yang menunjukkan
perubahan tangga dramatik dari tahapan Catastasis menjadi tahapan lain,
di tunjukkan pada treatment nomor tiga puluh dua, dari tahapan Catastasis
berubah menjadi tahapan Catastrophe yang yaitu tahapan
penyelesaian masalah. Perubahan tahapan tangga dramatik ini terjadi
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
akibat perubahan sifat The Beast yang memicu konflik kemudian
berubah menjadi sifat Kevin yang kemunculannya meredam konflik
yang tengah terjadi.
d. Catastrophe
Catastrophe yaitu tahapan dimana semua masalah dan konflik yang
ada telah terpecahkan dan terselesaikan. Perubahan tahapan dari Catastasis
menjadi Catastrophe dipicu berubahnya sifat The Beast yang
memicu masalah serta konflik ini kemudian berubah sifat menjadi
Kevin. Dengan kemunculan Kevin membuat tahapan tangga dramatik
menjadi turun sebab perubahan itu nyawa Casey dapat terselamatkan dari
ancaman The Beast.
2.6 Fungsi sifat Dalam Narasi
a. Peran perubahan sifat Hedwig ke Dennis sebagai penjahat
perubahan sifat dari Hedwig ke Dennis memberikan peran
penjahat kepada Dennis. Hal ini terjadi sebab adanya tekanan dalam
kondisi dimana ketidak mampuan Hedwig secara fisik dan psikologis
dalam menghadapi masalah sehingga memunculkan sifat Dennis untuk
membantunya. Kemunculan sifat Dennis ini juga menyebabkan
meningkatnya tensi dramatik cerita, kemunculannya pun membuat Casey
dan Marcia ketakutan bahkan Cleire yang berhasil kabur dapat ditemukan
oleh Dennis dan ditahan dalam ruangan terpisah dari Casey dan Marcia.
b. Peran perubahan sifat Hedwig ke Patricia sebagai penjahat
Perubahan sifat dari Hedwig menjadi Patricia disebabkan oleh
tekanan dalam sebuah kondisi yang tidak dapat ditangani oleh Hedwig.
Perubahan sifat ini juga memberikan Patricia peran penjahat dalam
narasi, sebab saat sifat Hedwig muncul keadaan yang sedang
terjadi berjalan pada kondisi yang tenang, namun akibat perbuatan yang
dilakukan Casey membuat suasana menjadi tegang dan menimbulkan
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
konflik yang memicu Hedwig untuk melakukan penyerangan pada Casey.
Karna ketidak mampuan Hedwig melawan Casey memaksa sifat
Patricia untuk muncul dan menaklukan Casey.
c. Peran perubahan sifat Patricia ke Dennis, Patricia sebagai
pahlawan palsu dan Dennis sebagai pengirim.
sifat dennis yang berperan sebagai pengirim sebab dalam
narasi ini dennis yang menyampaikan tujuan The Beast muncul, yakni
untuk memangsa mereka. Dennis sebagai pengirim disini juga
ditempatkan posisi dennis mengirimkan masalah yang akan terjadi pada
casey, cleire dan marcia. Sedangkan patricia berperan sebagai pahlawan
palsu sebab posisi patricia dalam narasi yakni mencoba melindungi casey,
cleire dan marcia agar tidak terluka dan tidak pergi dari tahanan. Hal itu
dilakukan patricia untuk tujuan dari dennis juga. Jadi dari treatment ini
terjadi satu kali perubahan dari dua sifat dan masing masing memiliki
peran yakni patricia sebagai pahlawan palsu dan dennis memiliki peran
sebagai pengirim.
d. Peran perubahan sifat Dennis ke The Beast sebagai penjahat
Dari perubahan sifat pada tokoh ini memberikan peran
tersendiri dalam narasi yakni The Beast sebagai penjahat sebab The Beast
menyerang semua orang yang ada di dalam rumah kevin. Pertama dia
membunuh Dr. Fletcher dengan cara memeluk dan meremukkan tubuh Dr.
Fletcher, lalu The Beast membunuh cleire dan marcia serta melukai casey.
e. Peran perubahan sifat The Beast ke Kevin, Kevin sebagai Putri
dan The Beast sebagai penjahat
Perubahan sifat dalam treatment tiga puluh dua memberikan
peran dalam narasi, yakni sifat kevin sebagai penolong sebab
kemunculan kevin membuat The Beast mengurungkan niatnya untuk
melukai casey. Kemudian dengan kemunculan sifat kevin memberikan
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
sebuah bantuan pada casey apabila sifat -sifat jahat yang ada
didalam diri kevin muncul lagi, kevin memintanya untuk mengambil
senapan yang disembunyikan kevin di dalam lemarinya. Berkat
kemunculan sifat kevin casey memiliki senjata untuk melakukan
perlawanan pada The Beast maupun sifat lain yangakan muncul.
f. Peran perubahan sifat Kevin ke Patricia dan kemudian menjadi
The Beast, Kevin sebagai putri, Patricia sebagai pahlawan palsu dan
The Beast sebagai penjahat.
Perubahan sifat dalam treatment tiga puluh empat memberikan
peran dalam narasi pada sifat Kevin sebagai putri, Patricia sebagai
pahlawan palsu dan The Beast sebagai penjahat. Kevin sebagai putri,
dalam teori propp dijelaskan bahwa putri yaitu seorang yang dijaga
dan menjadi tujuan utama dari sebuah cerita. Disini kevin ditempatkan
peran sebagai putri sebab kevin yaitu sifat yang menjadi tujuan
utama dari sifat dennis dan sifat lainnya untuk memunculkan
sifat The Beast yang diharapkan dapat selalu melindungi kevin dan
seluruh sifat yang ada di dalam diri kevin. sifat patricia sebagai
pahlawan palsu, dalam hal ini patricia yang mencoba membujuk casey
untuk tidak melukai kevin dengan bujukan bahwa casey akan baik-baik
saja, casey diminta untuk tidak berbuat macam-macam namun semua itu
hanyalah bualan patricia saja. Kemudian sifat The Beast sebagai
penjahat sebab kemunculan sifat The Beast setelah patricia dengan
tujuan untuk menyerang casey dan membunuh casey seperti yang telah
dilakukan The Beast pada Dr. Fletcher, Cleire dan Marcia.
g. Peran perubahan sifat The Beast ke Dennis, The Beast sebagai
penjahat Dennis sebagai pahlawan.
Perubahan ini tentu memberikan peranan sifat dalam
narasi yakni, sifat Dennis sebagai pahlawan sebab kemunculan
sifat Dennis yang menolong Casey sehingga The Beast tidak jadi
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
membunuh Casey. Kemunculan dennis juga memberikan pertolongan pada
Casey sehingga dia ditemukan petugas keamanan untuk di obati.
2.7 Peran sifat Dalam Pembangunan Tahapan Tangga Dramatik
a. Peran Perubahan sifat dari Hedwig ke Dennis dalam tahapan
tangga dramatik sebagai penjahat
b. Peran perubahan sifat dari Hedwig ke Patricia dalam tahapan
tangga dramatik penjahat
c. Peran perubahan sifat dari Dennis ke The Beast dalam tahapan
tangga dramatikpenjahat
d. Peran Perubahan sifat dari The Beast ke Kevin dalam tahapan
tangga dramatik pengirim.
e. Peran Perubahan sifat dari Kevin ke Patricia kemudian menjadi
The Beast dalam tahapan tangga dramatik penjahat.
f. Peran Perubahan sifat dari The Beast ke Dennis dalam tahapan
tangga dramatik pahlawan.
Berdasarkan analisa yang telah dijabarkan pada bab pembahasan dapat
disimpulkan sebagai berikut:
Pertama, ada enam perubahan sifat pada tokoh utama yang
dianalisa dengan menggunakan teori sifat isasi tokoh. Perubahan sifat
yang terjadi pada tokoh utama dipicu oleh beberapa faktor seperti
emosional yang diakbatkan dorongan atau paksaan dari lingkungan, tekanan
yang terjadi secara internal maupun external dari dalam diri tokoh dan
bujukan dari lawan bicara tokoh. Setiap sifat memiliki tiga dimensinya
masing-masing secara psikologi yang meliputi ciri kejiwaan yang dialami
tokoh utama seperti sifat dan tingkah laku, sosiologi yang meliputi ciri
kehidupan sosial bermasyarakat seperti perilaku sosial tokoh dalam kehidupan
bermasyarakat dan fisiologi yang meliputi ciri badani seperti perbedaan
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
pakaian yang dipakai pada setiap pergantian sifat . Enam sifat yang
ada pada tokoh utama muncul secara bergantian dan memberikan peran
masing dalam setiap narasi.
Kedua, tahapan tangga dramatik dalam cerita ini berjalan secara non
linear. Beberapa tahapan tangga dramatik berubah menjadi turun atau naik
dipicu oleh perubahan sifat . Tahapan tangga dramatik yang terdiri
dari protasis yang meliputi tahapan awal atau pengenalan tokoh. Epistasio
yang meliputi tahapan pengenalan masalah. Catastasis yaitu tahapan
klimas atau puncak masalah. Kemudian catastrophe yaitu tahapan
penyelesaian dari masalah yang terjadi. Tahapan tangga yang dominan muncul
dalam cerita ini yaitu tahapan epistasio dan catastasis tahapahan yang
berubah saat terjadi perubahan sifat sehingga dapat memberikan korelasi
dalam pembangunan tahapan tangga dramatik.
Ketiga setiap sifat bergantian muncul sesuai dengan kursi yang telah
diatur dari dalam diri tokoh utama namun tidak semua perubahan sifat
dapat memberikan pengaruh dalam pembagunan tangga dramatik, hal ini
terjadi sebab perubahan yang terjadi sebab tekanan internal dari dalam diri
toko utama yang kemunculannya bukan sebab sebuah tekanan atau ancaman
dari lingkungan atau kondisi yang tengah terjadi. Namun beberapa sifat
memberikan peran dalam pembangunan tahapan tangga dramatik sebagai
pelaku dalam naik atau turunnya tahapan tangga dramatik cerita. Dalam satu
sifat memiliki lebih dari satu peran dalam pembangunan tahapan tangga
dramatik, bahkan dalam satu sifat ada yang memilik dua peran yang
berlawanan.
A. Saran
Adapun saran dari penelitian yang telah dilakukan yaitu memberikan
pengetahuan psikologi, pengetahuan pemeranan juga referensi untuk penonton
maupun pengkaji film baik menggunakan teori atau objek penelitian yang
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
sama. Penulisan ini diharapkan dapat membuktikan bahwa teori yang sudah
ada dapat diterapkan dalam sebuah atau dikembangkan lebih lanjut.