Rabu, 12 Februari 2025

kepribadian ganda film split



Film “SPLIT” di produksi pada tahun 2016 dan mulai di tayangkan di 

bioskop pada awal 2017. Film yang diproduksi oleh Blum House ini di 

distribusikan oleh Universal Picture. Film ini sendiri tayang di bioskop negara kita  

pada bulan februari 2017. Film ini disutradarai oleh M. Nigth Syamallan yang di 

produksi di Amerika. Split bercerita mengenai seorang pria yang mengalami 

gangguan identitas disosiatif atau berkepribadian ganda. Dalam diri tokoh utama 

memiliki lebih dari dua sifat  yang berbeda, dari beragam sifat  pada tokoh 

utamalah yang menjadi konflik pada cerita ini. Skripsi karya tulis yang berjudul 

“Peran Perubahan sifat  Pada sifat  Tokoh Utama Dalam Pembangunan 

Tahapan Tangga Dramatik” ini bertujuan mencari tahu peran perubahan yang 

terjadi pada tokoh utama dalam mengkonstruksi tahapan  tangga dramatik cerita 

pada film Split ini. 

Penelitian yang dilakukan secara kualitatif dengan metode kualitatif 

deskriptif. Metode kualitatif yaitu  penelitian yang bermaksud untuk memahami 

fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, 

persepsi, motivasi dan tindakan. Adapun teori yang menjadi landasan dalam 

penelitian ini yaitu  teori yang di kemukakan oleh Lajos Egri mengenai 

perubahan sifat , Aristoteles mengenai tangga dramatik dan fungsi sifat  

dalam narasi yang dikemukakan oleh Vladimir Propp. 

Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa 

setiap sifat  memiliki peranan masing-masing dalam narasi, bahkan dalam satu 

karkater dapat memiliki lebih dari satu peran dan peran yang kontras antara peran 

satu dan lainnya. Setiap perubahan sifat  yang terjadi ada yang memberikan 

korelasi dalam pembangunan pembangunan tahapan tangga dramatik namun ada 

pula perubahan sifat  yang tidak memberikan korelasi dalam tahapan tangga 

dramatik.  

Kata Kunci : sifat , Perubahan sifat , Tahapan Tangga Dramatik, 

Peran sifat , Pembangunan. 

 

 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

1. Pendahuluan 

1.1 Latar Belakang Masalah 

Perkembangan film saat ini sangatlah pesat dan telah menunjukkan 

perubahan yang sangat besar, terlihat dari banyaknya film maker juga 

genre film yang ada. Film bergenre thriller salah satunya yaitu  genre 

film yang menyeramkan selain dari film horor. Perbedaan film horor dan 

film thriller ialah horror salah satu genre film yang mencari sebuah emosi 

negatif (seperti rasa takut) penonton dengan menayangkan apa yang 

penonton takutkan, seperti iblis, setan dan semacamnya sedangkan thriller 

memiliki tujuan utama memberi rasa ketegangan, penasaran dan 

ketidakpastian pada penontonnya. Alur cerita film thriller sering kali 

berbentuk aksi nonstop, penuh misteri dan teka-teki, penuh unsur kejutan 

atau twist, dan mampu mempertahankan intensitas ketegangan hingga 

akhir klimaks film. Pada umumnya film thriller mengisahkan orang biasa 

yang terjebak dalam situasi yang luar biasa atau genting yang tidak 

dikehendaki seperti sebuah misteri, aksi teror hingga pembunuhan 

(Prastista, 2017:37). 

Film Split sangat mencuri perhatian bagi para penggemar film 

thriller. Film ini bercerita mengenai seorang pria yang mengidap penyakit 

psikologis Gangguan Indentitas Disosiatif (GID), yang dipicu  oleh 

masa lalu yang traumatis. Tokoh utama (kevin) sering disiksa oleh ibunya 

sebab  hal sikap kekanak-kanakannya. Kevin tumbuh menjadi manusia 

lemah yang membentuknya menjadi pria berkepribadian ganda. Kevin 

memiliki dua puluh tiga kepribadian yang masing-masing kepribadian ini 

saling berinteraksi satu sama lain.  

Penelitian yang berjudul  “Analisis Peran Perubahan sifat  

Tokoh Utama Dalam Pembangunan Tahapan Tangga Dramatik  Pada Film 

“Split” sebagai penelitian tugas akhir ini akan membahas peran dari 

perubahan sifat  tokoh utama dalam membangun tahapan tangga 

dramatik cerita. 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

1.2 Rumusan Masalah 

Berdasarkan latar belakang ini  dapat diambil rumusan 

masalah sebagai berikut : 

a. Bagaimana perubahan sifat  pada tokoh utama dan apa saja sifat  

yang muncul dalam film Split? 

b. Bagaimana tahapan tangga dramatik dalam cerita pada film Split? 

Bagaimana pembangunan tangga dramatik yang dikonstruksi melalui 

perubahan sifat  tokoh utama pada film Split? 

 

1.3 Tujuan Penelitian 

Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan dari penelitian ini yaitu  : 

a. Mengetahui bagaimana perubahan sifat  pada tokoh utama dan 

sifat -sifat  yang muncul dalam film Split 

b.  Mengetahui pembagian tahapan dramatik yang meliputi protasis, 

epistasio, catastasis, dan catastrope. 

c.  Mengetahui peran perubahan setiap sifat  pada pembentukan 

masing-masing tahapan dramatik. 

 

1.4 Objek Penelitian 

Objek yang menjadi bahan penelitian ini yaitu  film Split yang 

disutradarai oleh M. Night Syamalan. Film yang tayang di bioskop negara kita  

pada bulan Februari tahun 2017 ini menjadi film terlaris selama satu bulan 

penayangan di negara asalnya Amerika dan menjadi film dengan keuntungan 

terbanyak dalam waktu tiga minggu. 

Sutradara  : M. Night Shyamalan 

Produser  : M. Night Shyamalan 

     Jason Blum 

     Marc Bienstock 

Penulis   : M. Night Shyamalan 

Pemeran  : James McAvoy 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

     Anya Taylor-Joy 

     Betty Buckley 

Sinopsis  : Kevin Wandell Crumb pria yang mengidap Gangguan 

Indentitas Disosiatif (GID) ia memiliki dua puluh 

tigaidentitas dalam dirinya dari dua puluh tiga identitas itu 

ia merasa bahwa masih ada satu  identitas dalam dirinya 

yang akan muncul, untuk memunculkannya Kevin 

menculik tiga gadis remaja untuk dijadikan umpan  

kemunculan identitas terakhirnya yang ia rasa yaitu  

identitas dengan sifat  monster yakni The Beast yang 

akan membunuh ketiga gadis remaja ini  dan akan 

melindungi identitas lain dari dalam diri Kevin. 

 

1.5 Landasan Teori 

a. sifat isasi tokoh 

Dalam sebuah cerita ada  peran atau tokoh yang menjadi lakon 

dalam cerita, setiap tokoh mempunyai sifat isasi dan fungsi masing-

masing dalam cerita baik sebagai pendukung, penghambat maupun 

pembantu.  

b. Tiga Dimensi sifat  

Setiap tokoh memiliki sifat nya masing-masing dalam cerita, 

begitu pula sifat pun memiliki dimensinya masing-masing. Seperti yang 

dikemukakan egri bahwa setiap sifat  memiliki tiga dimensi, bagian-

bagian dari kerangka tiga dimensi ini  yaitu : tokoh dimensi fisiologi 

(ciri-ciri badani), dimensi sosiologi (latar belakang kemasyarakatan), 

dimensi psikologi (latar belakang kejiwaan) 

c. Perubahan sifat  

Perubahan sifat  tokoh dalam cerita drama bisa saja terjadi 

dengan sebab akibat atau alasan yang dapat diterima. Dalam kehidupan 

nyata , manusia mengalami perubahan yaitu  hal yang sangat wajar. 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

Banyak sebab yang menimbulkan seorang itu berubah baik perubahan 

secara fisik, sosial, maupun psikologi. Ada situasi maupun kondisi yang 

membuat seseorang itu berubah. Seperti yang dijelaskan berikut ini. 

“If it true that every is influenced by his enviroment, health, and 

economic background, as we have tried to prove, then it is evident 

that, since everything is in a process of constant change 

(enviroment, health, and economic background, naturally, being 

part of everything), the man too will change. As a matter of fact, he 

is the center of his constant movement” (Egri, 1996:46) 

Dalam hal ini Egri menjelaskan bahwa perubahan suatu sifat  

bisa saja terjadi disebab kan latar belakang ekonomi, suatu kejadian, 

maupun sebuah penyakit ataupaun sebuah gangguan yang pernah dialami 

dimasa silam. 

d. sifat  Dalam Narasi 

Teori yang akan dipakai  dalam hal ini ialah milik Vladimir 

Propp, Fungsi disini dikonseptualisasikan oleh Vladimir Propp lewat dua 

aspek. Pertama, tindakan dari sifat  ini  dalam narasi. Tindakan 

atau perbuatan apa yang dilakukan oleh sifat  atau aktor. Perbedaan 

antara tindakan dari satu sifat  dengan sifat  lain. Bagaimana 

masing-masing tindakan itu membentuk makna tertentu yang ingin 

disampaikan oleh pembuat cerita (narasi). Tindakan dari aktor atau 

sifat  akan memengaruhi sifat -sifat  lain dalam cerita (Eriyanto 

2013, 66). 

Teori ini akan digukanan sebagai penyambung antara dua variabel 

yang sudah dipilih sebagai bahan penelitian yakni perubahan sifat  

tokoh utama dan peran tokoh dalam pembangunan tahapan tangga 

dramatik, teori ini diharapkan dapat membantu menjadi penghubung setiap 

sifat  menuju peran sifat  ini  dalam pembangunan tahapan 

tangga dramatik. 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

e. Tangga Dramatik 

Tangga dramatik menurut Aristoteles terbagai atas empat tahapan 

yang meliputi, Protasis yang yaitu  permulaa dimana dijelaskan peran 

dan motif lakon, Epistasio yaitu  jalinan kejadian, Catastasis yang 

yaitu  puncak laku dimana peristiwa mencapai pada titik klimaks, 

Catastrophe yang yaitu  penutupan (Harymawan, 1988:19). 

i. Protasis yaitu  tahapan yang berisi permulaan lattar/setting, 

tokoh. Tahapan ini yaitu  petunjuk yang berisi bahwa ada problem 

dan motif cerita 

ii. Epistasio yaitu  tahapan yang berisi jalinan kejadian, mulai 

dari munculnya sebuah masalah atau konflik 

iii. Catastasis meupakan puncak dari sebuah masalah yang 

munculpada tahapan Epistasio 

iv. Catastrophe yaitu  tahapan penyelesaian dari semua masalah 

yang muncul dalam keseluruhan cerita. 

 

1.6 Metode Penelitian 

Metode penelitian yang dipakai  dalam penelitian ini yaitu  

penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan 

menggambarkan secara sistematik, akurat, dan sifat istik mengenai bidang 

tertentu. Proses deskriptif dilakukan dengan mendeskripsikan cerita dalam 

bentuk Treatment dan mengsifat istikan semua sifat  yang muncul dalam 

film Split. Teori Treatment yang dipakai  dalam mendeskripsikan struktur 

tangga dramatik yaitu  teori struktur tangga dramatik yang dikemukakan oleh 

Aristoteles. Metode kualitatif yang dipakai  dalam penelitian ini dengan 

tujuan untuk memahami subjek dengan cara deskriptif yang akan menjadi 

sebuah pemabahasan dalam bentuk tulisan. Metode ini juga akan menjadi alat 

dalam menyelesaikan penelitian yang akan berlangsung, hingga dapat 

menyelesaian rumusan-rumusan masalah yang ada. 

 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

2. Pembahasan 

2.1 Tokoh 

Tokoh yaitu  unsur yang paling penting dalam drama. Penokohan 

juga dikenal istilah tokoh dan penokohan, watak dan perwatakan, sifat  

dan sifat isasi. Berbagai istilah ini  dipakai  dalam pengertian yang 

berbeda. 

Tokoh-tokoh dalam cerita ini antara lain: 

a. Kevin Wandle Crumb 

b. Dr. Karen Fletcher 

c. Casey Cooke 

d. Cleire 

e. Marcia 

f. Ayah Casey 

g. Paman John 

h. Ibu Kevin 

i. Casey Kecil 

 

2.2 sifat  

Dalam penelitian ini objek yang menjadi fokus utama yaitu  sifat  

pada tokoh utama sehingga dalam sub-bab sifat  ini yang akan dibedah 

sifat nya yaitu  sifat -sifat  yang ada dalam diri Kevin Wandle 

Crumb yang yaitu  tokoh utama dalam cerita. Setiap sifat  dalam diri 

kevin memiliki tiga dimensinya masing-masing, namun ada beberapa hal yang 

sama dan juga beberapa hal yang sangat berbeda dari satu sifat  dengan 

sifat  lainnya. Berikut yaitu  sifat -sifat  yang muncul dalam 

cerita : 

a. Kevin Wandle Crumb 

b. Dennis 

c. Barry 

d. Patricia 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

e. Hedwig 

f. The Beast 

 

2.3 Tiga Dimensi sifat  

Setiap sifat  dalam diri kevin memiliki tiga dimensinya masing-masing, 

namun ada beberapa hal yang sama dan juga beberapa hal yang sangat 

berbeda dari satu sifat  dengan sifat  lainnya. Berikut penjelasan tiga 

dimensi sifat  yang telah dijabarkan dengan menggunakan teori Lajos Egri 

yang terdiri dari dimensi fisiologi yang meliputi ciri-ciri badani, dimensi 

sosiologi yang meliputi latar belakang kemasyarakatan dan sosial, dimensi 

psikologi yang meliputi latar belakang kejiwaan: 

a. Kevin 

Kevin yaitu  sifat  asli dari beberapa sifat  lainnya. Kevin 

Wandle Crumb yaitu  tokoh utama dala cerita ini. Kevin 

mengalami gangguan identitas disosiatif yang mengakibatkan dirinya 

tidak mampu mengontrol apa yang ada di dalam pikirannya. 

b. Dennis 

Dennis yaitu  sifat  yang selalu berusaha untuk menguasai 

tubuh Kevin, dia tidak ingin Kevin di sembuhkan. sifat -sifat  

lain yang ada dalam diri kevin merasa takut dan tunduk pada dennis, 

kecuali barry. Dennis lah yang berusaha meyakinkan sifat  lain 

yang ada dalam diri kevin bahwasanya kevin memiliki sifat  

terakhir yang akan muncul dalam diri kevin yaitu The Beast. sifat  

yang sangat kuat yang akan melindungi kevin dan semua sifat -

sifat  yang dalam dalam diri kevin agar tidak dihilangkan. 

 

c. Patricia 

Patricia yaitu  sifat  wanita dalam diri kevin. Dia sangat 

religius dan berpenampilan feminim. Patricia memiliki sifat 

selayaknya sosok seorang ibu dalam diri kevin, yang selalu 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

mengingatkan atau menasihati sifat  lain apabila melakukan hal-hal 

yang dianggap tidak sesuai dengan etika dan moral dan mengayomi 

sifat  Hedwig sebagai seorang yang bersifat  kekanak-kanakkan. 

Patricia yaitu  sosok yang sangat ramah dan tegas. Dia senang 

memasak dan sangat teliti dalam melakukan apapun. 

 

d. Barry 

Barry yaitu  sifat  kedua yang muncul dalam diri Kevin. Barry 

yaitu  pemimpin dari sifat  yang jamak dalam diri Kevin. 

Barry yaitu  sosok yang sangat bijaksana penyeimbang dari 

sifat  Dennis yang lebih otoriter mengontrol Kevin. Barry juga 

yaitu   satu-satunya sifat  yang ada dalam diri kevin yang rela 

dihilangkan dari dalam diri Kevin, salah satunya mengupayakan 

kesembuhan Kevin ke psikiater Barry selalu mengunjungi Dr. 

Fletchter untuk berkonsultasi mengenai perkembangan dia dan 

sifat -sifat  lainnya yang ada dalam diri Kevin. 

 

e. Hedwig 

Hedwig yaitu  salah satu sifat  yang ada dalam diri Kevin 

dengan gaya kekanak-kanakan. Hedwig merasa dirinya masih berusia 

sembilan tahun. Dia sangat patuh dan takut kepada Dennis, dia juga 

sangat menyayangi Patricia. Hedwig selalu menurut dengan apa yang 

di katakan oleh Dennis. Dia sengat ketakutan dengan sifat  The 

Beast yang akan muncul sehingga dia selalu meminta perlindungan 

dari Patricia. Hedwig yaitu  sifat  yang sangat ceria dan sangat 

lugu 

 

f. The Beast 

The Beast yaitu  sifat  terakhir yang selalu dibicarakan Dennis 

pada sifat  lainnya yang akan melindungi dan menyelamatkan 

semua sifat  yang ada dalam diri kevin. The Beast memangsa 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

tawanan Dennis yakni tiga orang gadis, namun dia menyisakan satu 

gadis yang dia rasa yaitu  seorang dengan hati yang benar-benar 

murni sehingga The Beast membiarkannya bebas. 

 

2.4 Perubahan sifat  

a. Perubahan sifat  Hedwig ke Dannis. 

Perubahan sifat  yang terjadi dari sifat  hedwig menjadi Dennis 

disebabkan oleh situasi yang mendesak. Percobaan melolosakn diri 

ketiga gadis ini  membuat sifat  yang semulah hedwig menjadi 

Dennis yang kasar, tegas dan keras.   

 

b. Perubahan sifat  hedwig ke patricia. 

Perubahan sifat  dari sifat  Hedwig  ke sifat  Patricia 

disebabkan oleh tekanan eksternal dari dalam diri Kevin. Tekanan 

yang disebabkan oleh desakan sebuah kondisi dimana sifat  

Hedwig yang masih anak-anak tidak mampu melawan Casey, 

kemudian sifat  Patricia muncul untuk melawan Casey. 

 

c. Perubahan sifat  dari Patriciake Dennis. 

Perubahan ini terjadi secara internal sebab  Patriciamerasa bahwa 

sifat  Dennis lah yang lebih berhak dan lebih paham mengenai 

sifat  terakhir yang akan muncul dalam diri Kevin dan penjelasan 

mengenai penculikan Casey, Cleire dan Marcia. Maka dari itu 

Patriciapergi dari kursinya dan memberikan kesempatan pada Dennis 

untuk muncul serta memberikan penjelasan pada Casey. 

 

d. Perubahan sifat  dari Dennis ke Patricia. 

Perubahan ini terjadi sebab  setiap sifat  memiliki posisi dan tugas 

masing-masing, dalam hal ini Patriciayang yaitu  sifat  

perempuan satu-satunya yang ada dalam diri kevin merasa sangat 

bahagia, dia merasa dirinya sebagai sosok seorang wanita yang lemah 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

lembut, berjiwa feminisme yang tinggi sehingga membuatnya merasa 

harus memberikan penghormatan dan memberikan penyambutan 

kepada pahlawan yang akan menolong semua sifat  lainnya agar 

tidak dihilangkan. 

e. Perubahan sifat  dari Dennis ke The Beast. 

Perubahan yang sudah direncanakan sebelumnya oleh sifat  Dennis 

dan Patriciaini dipicu sebab  kepedulian Dennis yang tidak ingin 

Kevin disakiti oleh orang lain serta tidak ingin Kevin dan sifat -

sifat  lainnya dianggap lemah. Dennis ingin selalu melindungi 

Kevin dan sifat -sifat  lainnya yang ada di dalam diri Kevin. 

Dengan kemunculan The Beast Dennis ingin membuktikan bahwa 

Kevin dan sifat -sifat  yang ada di dalam diri Kevin tidak lemah 

dan tidak bisa dikalahkan jika mereka bisa bersatu serta saling 

melindungi. Dalam hal ini tentu ada sifat  yang kurang setuju 

dengan pendapat Dennis ini  namun dengan kemunculan sifat  

The Beast, Dennis berharap semua sifat  bisa tunduk dan patuh 

pada sifat  The Beast ini.  

 

f. Perubahan sifat  dari The Beast ke Kevin. 

Perubahan sifat  dari sifat  The Beast menjadi sifat  Kevin 

Wandle Crumb terjadi sebab  sebuah tekanan eksternal. Sebuah 

paksaan dari tokoh Casey yang memaksa agar sifat  asli Kevin 

muncul. Seperti yang telah dijelaskan oleh dr. Fletcher bahwasanya 

sifat  asli Kevin dapat muncul jika Kevin dipanggil dengan nama 

lengkapnya, sebab  hal itu bisa memicu ingatan-ingatan Kevin yang 

membuatnya muncul menjadi diri Kevin yang sesungguhnya. 

 

g. Perubahan sifat  dari Kevin ke Patricia. 

Perubahan sifat  Kevin Wandle Crumb menjadi sifat  Patricia 

disebabkan oleh sebuah ancaman dari kondisi yang tengah 

mengancam Kevin Wandle Crumb. Perubahan karkater ini muncul 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

atas desakan sebuah kondisi sehingga sifat  yang sebelumnya dapat 

langsung diambil alih oleh sifat  yang kuat atau sifat  yang lebih 

mampu menangani kondisi yang tengah terjadi. 

 

h. Perubahan sifat  dari  Kevin ke Patricia kemudian menjadi The 

Beast. 

Perubahan sifat  dari Patricia menjadi sifat  The Beast 

disebab kan tekanan eksternal dari diri Kevin. Kondisi yang menjadi 

ancaman dalam diri Kevin Wandle Crumb yang dihadapi oleh 

sifat  Patricia membuatnya untuk memunculkan sifat  The 

Beast. 

 

i. Perubahan karkater dari The Beast ke Dennis. 

Perubahan sifat  dari The Beast menjadi sifat  Dennis 

disebab kan tekanan internal dari dalam diri kevin yang dipicu oleh 

situasi yang tengah terjadi saat itu juga. The Beast hanya akan 

memangsa gadis yang selalu dilindungi dan tidak pernah tersakiti, 

namun saat  dia mengetahui kebenaran bahwa Casey bukanlah 

kategori dari yang ia inginkan. sifat  The Beast kemudian 

menghilang dari posisinya saat itu dan berganti dengan sifat  

Dennis.  

 

2.5 Tangga Dramatik 

a. Protasis 

Protasis yaitu  tahapan awal pada cerita, dimana menjelaskan 

para tokoh, suasana, latar, tempat maupun kondisi yang sedang terjadi. 

Dalam cerita ini yang menjadi fokus analisa yaitu  tahapan yang 

direkonstruksi oleh perubahan sifat  tokoh utama. Tahapan yang terjadi 

perubahan sifat  ada pada beberapa treatment yang telah dibuat. Dari 

perubahan sifat  ini  ikut pula merubah tahapan tangga dramatik 

yang semula berada pada tahapan Protasis menjadi Tahapan Epistasio. 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

Tahapan yang yaitu  puncak masalah, hal ini terjadi sebab  dengan 

perubahan sifat  Hedwig menjadi Dennis membuat kondisi yang 

semula hanya biasa menjadi sebuah kondisi yang menegang dan 

menimbulkan ketakutan pada Casey, Marcia dan Cleire. 

b. Epistasio 

Epistasio yaitu  tahapan pengenalan masalah yang akan terjadi 

pada sebuah cerita. Dalam pembahasan dibuatlah tabel, dari tabel tangga 

dramatik muncul beberapa treament yang berada di posisi tahapan 

epistasio, tahapan dimana terjadi penjelasan atau pengenalan masalah yang 

akan terjadi, namun hanya beberapa treatment yang mengalami perubahan 

sifat  sehingga memberikan korelasi juga dalam merekonstruksi 

tahapan tangga dramatik menjadi tahapan lainnya. Perubahan tahapan 

tangga dramatik pada treatment tiga puluh satu terjadi dari tahapan 

Epistasio menjadi tahapan Catastasis yang dipicu  oleh perubahan 

sifat  dari Dennis menjadi The Beast. sifat  yang semula yaitu  

Dennis memberikan posisi tangga dramatik pada tahapan epistasio dimana 

Dennis memperlihatkan bahwa sifat  The Beast akan datang dan 

membunuh semua tahanan yang ada dirumahnya. Kemudian saat  

sifat  Dennis telah berubah menjadi The Beast posisi tangga dramatik 

menjadi berubah naik menjadi tahapan Catastasi, perubahan tahapan ini 

sebab  kemunculan The Beast yang memicu konflik pada cerita, The Beast 

membunuh Dr. Fletcher, Cleire dan Marcia. 

c. Catastasis 

Catastasis yaitu  tahapan puncak atau klimaks dari sebuah cerita 

yang dikemukakan Aristoteles, paha tahapan ini terjadi klimaks pada 

sebuah permasalahan yang terjadi. Dari tabel treatment yang menunjukkan 

perubahan tangga dramatik dari tahapan Catastasis menjadi tahapan lain, 

di tunjukkan pada treatment nomor tiga puluh dua, dari tahapan Catastasis 

berubah menjadi tahapan Catastrophe yang yaitu  tahapan 

penyelesaian masalah. Perubahan tahapan tangga dramatik ini terjadi 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

akibat perubahan sifat  The Beast yang memicu konflik kemudian 

berubah menjadi sifat  Kevin yang kemunculannya meredam konflik 

yang tengah terjadi. 

d. Catastrophe 

Catastrophe yaitu  tahapan dimana semua masalah dan konflik yang 

ada telah terpecahkan dan terselesaikan. Perubahan tahapan dari Catastasis 

menjadi Catastrophe dipicu  berubahnya sifat  The Beast yang 

memicu masalah serta konflik ini kemudian berubah sifat  menjadi 

Kevin. Dengan kemunculan Kevin membuat tahapan tangga dramatik 

menjadi turun sebab  perubahan itu nyawa Casey dapat terselamatkan dari 

ancaman The Beast. 

2.6 Fungsi sifat  Dalam Narasi 

a. Peran perubahan sifat  Hedwig ke Dennis sebagai penjahat 

perubahan sifat  dari Hedwig ke Dennis memberikan peran 

penjahat kepada Dennis. Hal ini terjadi sebab  adanya tekanan dalam 

kondisi dimana ketidak mampuan Hedwig secara fisik dan psikologis 

dalam menghadapi masalah sehingga memunculkan sifat  Dennis untuk 

membantunya. Kemunculan sifat  Dennis ini juga menyebabkan 

meningkatnya tensi dramatik cerita, kemunculannya pun membuat Casey 

dan Marcia ketakutan bahkan Cleire yang berhasil kabur dapat ditemukan 

oleh Dennis dan ditahan dalam ruangan terpisah dari Casey dan Marcia. 

 

b. Peran perubahan sifat  Hedwig ke Patricia sebagai penjahat 

Perubahan sifat  dari Hedwig menjadi Patricia disebabkan oleh 

tekanan dalam sebuah kondisi yang tidak dapat ditangani oleh Hedwig. 

Perubahan sifat  ini juga memberikan Patricia peran penjahat dalam 

narasi, sebab  saat  sifat  Hedwig muncul keadaan yang sedang 

terjadi berjalan pada kondisi yang tenang, namun akibat perbuatan yang 

dilakukan Casey membuat suasana menjadi tegang dan menimbulkan 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

konflik yang memicu Hedwig untuk melakukan penyerangan pada Casey. 

Karna ketidak mampuan Hedwig melawan Casey memaksa sifat  

Patricia untuk muncul dan menaklukan Casey. 

c. Peran perubahan sifat  Patricia ke Dennis, Patricia sebagai 

pahlawan palsu dan Dennis sebagai pengirim. 

sifat  dennis yang berperan sebagai pengirim sebab  dalam 

narasi ini dennis yang menyampaikan tujuan The Beast muncul, yakni 

untuk memangsa mereka. Dennis sebagai pengirim disini juga 

ditempatkan posisi dennis mengirimkan masalah yang akan terjadi pada 

casey, cleire dan marcia. Sedangkan patricia berperan sebagai pahlawan 

palsu sebab  posisi patricia dalam narasi yakni mencoba melindungi casey, 

cleire dan marcia agar tidak terluka dan tidak pergi dari tahanan. Hal itu 

dilakukan patricia untuk tujuan dari dennis juga. Jadi dari treatment ini 

terjadi satu kali perubahan dari dua sifat  dan masing masing memiliki 

peran yakni patricia sebagai pahlawan palsu dan dennis memiliki peran 

sebagai pengirim. 

 

d. Peran perubahan sifat  Dennis ke The Beast sebagai penjahat 

Dari perubahan sifat  pada tokoh ini memberikan peran 

tersendiri dalam narasi yakni The Beast sebagai penjahat sebab  The Beast 

menyerang semua orang yang ada di dalam rumah kevin. Pertama dia 

membunuh Dr. Fletcher dengan cara memeluk dan meremukkan tubuh Dr. 

Fletcher, lalu The Beast membunuh cleire dan marcia serta melukai casey. 

 

e. Peran perubahan sifat  The Beast ke Kevin, Kevin sebagai Putri 

dan The Beast sebagai penjahat 

Perubahan sifat  dalam treatment tiga puluh dua memberikan 

peran dalam narasi, yakni sifat  kevin sebagai penolong sebab  

kemunculan kevin membuat The Beast mengurungkan niatnya untuk 

melukai casey. Kemudian dengan kemunculan sifat  kevin memberikan 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

sebuah bantuan pada casey apabila sifat -sifat  jahat yang ada 

didalam diri kevin muncul lagi, kevin memintanya untuk mengambil 

senapan yang disembunyikan kevin di dalam lemarinya. Berkat 

kemunculan sifat  kevin casey memiliki senjata untuk melakukan 

perlawanan pada The Beast maupun sifat  lain yangakan muncul. 

 

f. Peran perubahan sifat  Kevin ke Patricia dan kemudian menjadi 

The Beast, Kevin sebagai putri, Patricia sebagai pahlawan palsu dan 

The Beast sebagai penjahat. 

Perubahan sifat  dalam treatment tiga puluh empat memberikan 

peran dalam narasi pada sifat  Kevin sebagai putri, Patricia sebagai 

pahlawan palsu dan The Beast sebagai penjahat. Kevin sebagai putri, 

dalam teori propp dijelaskan bahwa putri yaitu  seorang yang dijaga 

dan menjadi tujuan utama dari sebuah cerita. Disini kevin ditempatkan 

peran sebagai putri sebab  kevin yaitu  sifat  yang menjadi tujuan 

utama dari sifat  dennis dan sifat  lainnya untuk memunculkan 

sifat  The Beast yang diharapkan dapat selalu melindungi kevin dan 

seluruh sifat  yang ada di dalam diri kevin. sifat  patricia sebagai 

pahlawan palsu, dalam hal ini patricia yang mencoba membujuk casey 

untuk tidak melukai kevin dengan bujukan bahwa casey akan baik-baik 

saja, casey diminta untuk tidak berbuat macam-macam namun semua itu 

hanyalah bualan patricia saja. Kemudian sifat  The Beast sebagai 

penjahat sebab  kemunculan sifat  The Beast setelah patricia dengan 

tujuan untuk menyerang casey dan membunuh casey seperti yang telah 

dilakukan The Beast pada Dr. Fletcher, Cleire dan Marcia. 

 

g. Peran perubahan sifat  The Beast ke Dennis, The Beast sebagai 

penjahat Dennis sebagai pahlawan. 

Perubahan ini  tentu memberikan peranan sifat  dalam 

narasi yakni, sifat  Dennis sebagai pahlawan sebab  kemunculan 

sifat  Dennis yang menolong Casey sehingga The Beast tidak jadi 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

membunuh Casey. Kemunculan dennis juga memberikan pertolongan pada 

Casey sehingga dia ditemukan petugas keamanan untuk di obati. 

 

2.7 Peran sifat  Dalam Pembangunan Tahapan Tangga Dramatik 

a. Peran Perubahan sifat  dari Hedwig ke Dennis dalam tahapan 

tangga dramatik sebagai penjahat 

b. Peran perubahan sifat  dari Hedwig ke Patricia dalam tahapan 

tangga dramatik penjahat 

c. Peran perubahan sifat  dari Dennis ke The Beast dalam tahapan 

tangga dramatikpenjahat 

d. Peran Perubahan sifat  dari The Beast ke Kevin dalam tahapan 

tangga dramatik pengirim. 

e. Peran Perubahan sifat  dari Kevin ke Patricia kemudian menjadi 

The Beast dalam tahapan tangga dramatik penjahat.  

f. Peran Perubahan sifat  dari The Beast ke Dennis dalam tahapan 

tangga dramatik pahlawan. 

 

 

Berdasarkan analisa yang telah dijabarkan pada bab pembahasan dapat 

disimpulkan sebagai berikut: 

Pertama, ada  enam perubahan sifat  pada tokoh utama yang 

dianalisa dengan menggunakan teori sifat isasi tokoh. Perubahan sifat  

yang terjadi pada tokoh utama dipicu  oleh beberapa faktor seperti 

emosional yang diakbatkan dorongan atau paksaan dari lingkungan, tekanan 

yang terjadi secara internal maupun external dari dalam diri tokoh dan 

bujukan dari lawan bicara tokoh. Setiap sifat  memiliki tiga dimensinya 

masing-masing secara psikologi yang meliputi ciri kejiwaan yang dialami 

tokoh utama seperti sifat dan tingkah laku, sosiologi yang meliputi ciri 

kehidupan sosial bermasyarakat seperti perilaku sosial tokoh dalam kehidupan 

bermasyarakat dan fisiologi yang meliputi ciri badani seperti perbedaan 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

pakaian yang dipakai  pada setiap pergantian sifat .  Enam sifat  yang 

ada pada tokoh utama muncul secara bergantian dan memberikan peran 

masing dalam setiap narasi.  

Kedua, tahapan tangga dramatik dalam cerita ini berjalan secara non 

linear.  Beberapa tahapan tangga dramatik berubah menjadi turun atau naik 

dipicu  oleh perubahan sifat . Tahapan tangga dramatik yang terdiri 

dari protasis yang meliputi tahapan awal atau pengenalan tokoh. Epistasio 

yang meliputi tahapan pengenalan masalah. Catastasis yaitu  tahapan 

klimas atau puncak masalah. Kemudian catastrophe yaitu  tahapan 

penyelesaian dari masalah yang terjadi. Tahapan tangga yang dominan muncul 

dalam cerita ini yaitu  tahapan epistasio dan catastasis tahapahan yang 

berubah saat  terjadi perubahan sifat  sehingga dapat memberikan korelasi 

dalam pembangunan tahapan tangga dramatik.  

Ketiga setiap sifat  bergantian muncul sesuai dengan kursi yang telah 

diatur dari dalam diri tokoh utama namun  tidak semua perubahan sifat  

dapat memberikan pengaruh dalam pembagunan tangga dramatik, hal ini 

terjadi sebab  perubahan yang terjadi sebab  tekanan internal dari dalam diri 

toko utama yang kemunculannya bukan sebab  sebuah tekanan atau ancaman 

dari lingkungan atau kondisi yang tengah terjadi. Namun beberapa sifat  

memberikan peran dalam pembangunan tahapan tangga dramatik sebagai 

pelaku dalam naik atau turunnya tahapan tangga dramatik cerita. Dalam satu 

sifat  memiliki lebih dari satu peran dalam pembangunan tahapan tangga 

dramatik, bahkan dalam satu sifat  ada yang memilik dua peran yang 

berlawanan.  

A. Saran 

Adapun saran dari penelitian yang telah dilakukan yaitu   memberikan 

pengetahuan psikologi, pengetahuan pemeranan juga referensi untuk penonton 

maupun pengkaji film baik menggunakan teori atau objek penelitian yang 

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

sama. Penulisan ini diharapkan dapat membuktikan bahwa teori yang sudah 

ada dapat diterapkan dalam sebuah atau dikembangkan lebih lanjut. 

 


Related Posts:

  • kepribadian ganda film splitFilm “SPLIT” di produksi pada tahun 2016 dan mulai di tayangkan di bioskop pada awal 2017. Film yang diproduksi oleh Blum House ini di distr… Read More